Witma Irna

Anak kedua dari lima bersaudara , madrasah tempat kiprah nya MAN LIKO Sumbar...

Selengkapnya
Menjadi Kiraman Katibin Untuk Diri Sendiri

Menjadi Kiraman Katibin Untuk Diri Sendiri

Tantangan hari ke-9

#tantangangurusiana

Dengan tidak terasa waktu berjalan dengan cepatnya padahal detiknyanya saja tidak ada yang kurang apalagi menitnya , jamnya saja tetap 24 jam juga 1 hari . ini perasaan penulis saja dan perasaan seperti ini mungkin tidak terjadi pada penulis lainnya
Hari ke hari pikiran ini seakan terbebani untuk merangkai kata demi kata untuk menjadi sebuah kalimat yang membentuk paragraf demi paragraf dan berakhir menjadi sebuah tulisan yang bermakna.
Semua itu bukanlah tugas yang ringan untuk penulis melaluinya, pertama-tama untuk memulainya seakan- akan penulis seperti orang bisu yang bermimpi dalam tidurnya, terasa ada terucapkan tidak karena orang bisu tidak bisa bicara .
Setiap apa pun gerak-gerik langkah dan akvitas penulis kepala ini terasa membawa beban berat ,yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, juga tidak bisa dilukiskan dengan gambar, beban berat ini hilangnya cuma waktu melaksanakan kegiatan belajar mengajar atau waktu mengoreksi tugas siswa .
Kalau sudah selesai rutinitas harian sebagai guru kepala mulai berpikir, kadang-kadang untuk makan perut tidak terasa lapar, waktunya tidur tidak terasa mengantuk, dalam tidur pun berangan-angan, tidur yang sedikit jadi nikmat setelah bangun pikirain menari-nari lagi lagi apa yang akan ditulis ??

Bermula pekerjaan menulis ini terasa berat karena penulis menyangka jadi penulis adalah untuk membukakan rahasia sendiri atau rahasia orang lain dan sebagainya ternyata itu tidak benar .
Jadi penulis pemula sama seperti mengasah punggung Parang yang tumpul berbeda dengan mengasah pisau yang sudah tajam karena sudah biasa dilakukan.
Diri ini ibaratkan Burung Dalam Sangkar badan terkurung Mata Hati terbang entah kemana, mengharungi dunia yang tak bersudut, lautan yang bertepi , selalu ingin dalam kesendirian untuk bebas berimajinasi menghasilkan tulisan-tulisan yang berarti .

Bola mata sebagai kamera, otak sebagai memori perekam apa yang dilihat mata? di pikirkan oleh otak , tersimpan alam bawah sadar, melalui saraf-saraf halus otak kecil yang terletak bagian belakang kepala,
Tegang pikiran adalah berguna untuk melancarkan peredaran darah ke otak kecil manusia agar manusia tidak cepat pikun karena selalu aktif berpikir dan menulis.

Dengan berlalunya waktu beban pikiran yang semula berat akan berangsur menjadi ringan dan menjadi kebutuhan yang dapat meruntuhkan tembok pemisah ruang dan waktu , bila tidak menulis sama seperti makan nasi tetapi tidak memakan proteinnya pekerjaan menulis ibarat kan mengasah otak, mengasuh pikiran dan menuliskannya .
sama dengan gunung es setetes demi setetes akan mencair menjadi lautan Samudra luas .

Motto penulis . :
Seperti pantun di bawah ini :

nenekku ahli meramu jamu
dibuatnya jamuan dari resep rahasia
Jangan kamu bosan menuntut ilmu
hidup tetap berguna sampai tua .

bunga mawar ku dimakan ulat
Setelah di lihat ternyata ulat bulu
Berusaha lah dengan giat
maka Kesuksesan akan menantimu

judul tulisan penulis mengadopsi kata Kiraman katibin nama lain dari raqib dan Atid yang bertugas sebagai CCTV Allah untuk mencatat amal baik dan buruk setiap makhluk- NYA yang bernama manusia. Ketika manusia sudah bangun raqib dan Atid ada di bahu kiri dan kanan, ketika manusia tidur malaikat Raqib dan Atid menjaga kepala dan dibawah kaki , jika manusia berjalan raqib dan Atid memelihara satu di depan dan satu di belakang demikian itu adalah tugas malaikat Raqib dan Atid mencatat amal baik dan buruk manusia Sampai Akhir hayatnya.

Dari tulisan ini dapat kita ambil hikmahnya yaitu kelebihan adalah kekuatan , sering kita menulis sesuatu sudah, semakin terampil lagi. Jika kita sudah menjadikannya sebagai kebiasaan, hidup itu adalah kebiasaan, kebiasaan akan melahirkan kemahiran semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca yang Budiman

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Cemungut

14 Feb
Balas

Makasih buk Fauziah, maklum deh orang baru belajar memikir dan menulis, hal yang langka

22 Feb

mantap

14 Feb
Balas

Makasih, komentar nya pak, semoga kedepannya lebih baik tulisan, maklum orang baru dalam menulis

22 Feb
search